Sudah 5 bulan ini saya menjabat status pengangguran.. salah sekian persennya dari (katanya) 20% pengangguran terdidik di Indonesia. Mau dari institut terkemu kek, kampus antah berantah kek, smua nya sama strata nya kalo udah jadi pencari kerja. Lowongan dari berbagai situs tentunya juga tidak sedikit, bahkan buanyak sekali, sampai saya jadi tidak merasa menganggur karena harus meng-update terus berbagai informasi terbaru, jangan sampai ketinggalan. Namun lagi-lagi, kompetensi tidak hanya dinilai dari latar belakang kampus tempat studi, tapi juga jurusan, IP, dan pengalaman kerja. Jurusan saya, oseanografi, adalah hal yang paling sangat tidak banyak diminta dalam mayoritas dunia pencari kerja. Sempat saya berpikir kenapa tidak banyak perusahaan yg membutuhkan oseanografer, atau memang tidak ada konsultan atau perusahaan yg berhubungan dengan dunia perlautan di Indonesia? Yang notabene negara maritim terluas didunia..?! Miris.. Kalau pegawai negri, lain lagi ceritanya, akan saya post kemudian hari.
Ada suatu pernyataan menarik yg kira2 bunyinya seperti ini :
“Menurut survei, sekitar 86% mahasiswa ingin menjadi pegawai dari pada pengusaha. Hal ini lah yang membuat bangsa Indonesia tidak maju.”
Saya pikir kenyataannya memang demikian, dari sekian banyak teman kuliah yang saya kenal, hanya 1-2 orang yang berpikiran akan berwiraswasta. Lalu, apakah yg membuat hal ini dapat terjadi? benarkah di negara2 maju, para pemuda nya berpikiran untuk berwirausaha daripada mengandalkan gaji karyawan??..
Terlepas dari pernyataan dan kenyataan tersebut, hari ini terbukti Titian Karir ITB, acara jobfair di Sabuga, memang menjadi andalan mahasiswa seantero bandung raya untuk mengadu nasib dan keberuntungan. Sudah tidak pilah pilih lagi, perusahaan konsultan kosmetik, makanan, ataupun IT pun di apply (bukan saya ya, tapi org lain). Intinya, smua orang berlomba-lomba memasukkan cv terbaiknya. Lalu, apa yang setelahnya terjadi. Lagi lagi hal yang sama, menunggu lagi.
Yah apa lah artinya cv bagus, kalau belum rejeki, apalah artinya perusahaan bagus, kalau belum rejeki.
Well, kenapa bingung? Bikin aja perusahaan sendiri. (andai saja mudah semudah mengetiknya….)
-yangmasihsabarmenunggurejeki
-
kicauan si jobseeker : saya bangga loh dgn ilmu saya, walau hanya segitu2 aja, walau tdk bisa di aplikasikan utk simulasi lainnya, walau walau walau… tapi saya tetap mau berkecimpung di dunia perlautan ini.. dunia perlautan indonesaaa.. yehaaa.. wishmeagoodluck!


5 Comments
October 16, 2009 at 10:46 pm
sabar neng…….. :>
October 21, 2009 at 7:44 pm
haha…butuh tanki sabar yg lebih emg..
October 20, 2009 at 12:54 pm
gimana yah na.. emang susah, klo belum rejeki..
ayo semangat!! belum nyerah kan?!!
October 21, 2009 at 7:51 pm
belum beluum beluuuummm *suaranya kayak si upin ipin bilang betuul
*
November 13, 2009 at 6:21 pm
wahaha ternyata isi blog kita ga jauh2..
curhat sarjana..:P
semangat nin!